Siapa bilang minuman soda nol kalori tidak bikin gemuk ?

Diposkan oleh Oxy Drinking Water 20100529 0 komentar

Penelitian terakhir mengungkapkan bahwa minuman favorit fat-free Anda, yang berkalori nol, bisa menjadi salah satu penyebab penambahan berat badan Anda. Inilah fakta terbaru yang perlu Anda ketahui…
Jika Anda minum diet soda karena ingin merampingkan tubuh dan tidak ingin menjadi gemuk, bisa jadi Anda sepertinya salah langkah. Para peneliti dari Universitas Texas Health Science Center di San Antonio, mencatat bahwa dari 600 orang dewasa dengan berat badan normal; rata-rata mereka yang mengonsumsi diet soda sedikitnya satu botol dalam sehari selama enam sampai tujuh tahun sedikitnya, tidak membuat berat badan menurun. Malah, sebaliknya. Kemungkinan besar berat badan mereka bertambah, dibandingkan mereka yang mengonsumsi soft drink biasa atau yang tidak mengonsumsi sama sekali.
Mengapa demikian? Teorinya diungkapkan oleh Sharon Parten Fowler, M.P.H., seorang peneliti untuk kasus ini. Ia mengatakan bahwa pemanis buatan yang ada di dalam kemasan diet soda, memberikan signal yang salah kepada tubuh untuk mampu menangkap jumlah kalori yang dikonsumsi, dengan menawarkan sesuatu yang manis tanpa kalori. Beberapa orang merasa bahwa jika mereka berhenti mengonsumsi minuman bersoda, mereka bisa menggantikannya dengan snickers bar (coklat). Tapi faktanya satu kaleng minuman soda mengandung sekitar 150 kalori, sedangkan Snickers sekitar 280 kalori. Jana Klauer, M.D., physician New York City, spesialis nutrisi dan weight reduction, juga melihat dampak diet soda yaitu: “Semakin banyak pasien yang mengonsumsi produk dengan pemanis buatan, semakin sering keinginan mereka mencari sesuatu yang bergula.” Intinya yaitu: jika Anda ingin menurunkan berat badan atau mempertahankan berat badan, hindarilah minuman bersoda!
Tingkatkan energi Anda dengan empat jenis minuman ini, yang juga dapat melawan pembentukan kadar lemak Anda:
1. Susu rendah atau tanpa lemak: studi menunjukkan bahwa tiga gelas produk dairy (terbuat dari susu), dari sumber makanan atau minuman (bukan suplemen) menghasilkan dua kali lipat kemungkinan penurunan berat badan sewaktu melakukan program diet.
2. Air putih: Anda harus mengonsumsi enam sampai delapan gelas air putih per hari. Minum air putih sebelum dan di antara santapan Anda, dapat melawan rasa lapar Anda.
3. Teh hijau: green tea dapat mempercepat pembakaran kalori yang dilakukan tubuh sewaktu mencernakan makanan. Cobalah mengonsumsi enam sampai delapan ons (220gram) teh hijau.
4. Kopi: kafein memiliki sifat stimulant (perangsang), membakar kalori dengan cepat dan mengurangi nafsu makan. Untuk mangatasi dehidrasi, jangan mengonsumsi lebih dari dua cangkir per harinya.

Jika Anda minum diet soda karena ingin merampingkan tubuh dan tidak ingin menjadi gemuk, bisa jadi Anda sepertinya salah langkah. Para peneliti dari Universitas Texas Health Science Center di San Antonio, mencatat bahwa dari 600 orang dewasa dengan berat badan normal; rata-rata mereka yang mengonsumsi diet soda sedikitnya satu botol dalam sehari selama enam sampai tujuh tahun sedikitnya, tidak membuat berat badan menurun. Malah, sebaliknya. Kemungkinan besar berat badan mereka bertambah, dibandingkan mereka yang mengonsumsi soft drink biasa atau yang tidak mengonsumsi sama sekali.

Mengapa demikian? Teorinya diungkapkan oleh Sharon Parten Fowler, M.P.H., seorang peneliti untuk kasus ini. Ia mengatakan bahwa pemanis buatan yang ada di dalam kemasan diet soda, memberikan signal yang salah kepada tubuh untuk mampu menangkap jumlah kalori yang dikonsumsi, dengan menawarkan sesuatu yang manis tanpa kalori. Beberapa orang merasa bahwa jika mereka berhenti mengonsumsi minuman bersoda, mereka bisa menggantikannya dengan snickers bar (coklat).

Tapi faktanya satu kaleng minuman soda mengandung sekitar 150 kalori, sedangkan Snickers sekitar 280 kalori. Jana Klauer, M.D., physician New York City, spesialis nutrisi dan weight reduction, juga melihat dampak diet soda yaitu: “Semakin banyak pasien yang mengonsumsi produk dengan pemanis buatan, semakin sering keinginan mereka mencari sesuatu yang bergula.” Intinya yaitu: jika Anda ingin menurunkan berat badan atau mempertahankan berat badan, hindarilah minuman bersoda!

Tingkatkan energi Anda dengan empat jenis minuman ini, yang juga dapat melawan pembentukan kadar lemak Anda:

  1. Susu rendah atau tanpa lemak: studi menunjukkan bahwa tiga gelas produk dairy (terbuat dari susu), dari sumber makanan atau minuman (bukan suplemen) menghasilkan dua kali lipat kemungkinan penurunan berat badan sewaktu melakukan program diet.
  2. Air putih: Anda harus mengonsumsi enam sampai delapan gelas air putih per hari. Minum air putih sebelum dan di antara santapan Anda, dapat melawan rasa lapar Anda.
  3. Teh hijau: green tea dapat mempercepat pembakaran kalori yang dilakukan tubuh sewaktu mencernakan makanan. Cobalah mengonsumsi enam sampai delapan ons (220 gram) teh hijau.
  4. Kopi: kafein memiliki sifat stimulant (perangsang), membakar kalori dengan cepat dan mengurangi nafsu makan. Untuk mengatasi dehidrasi, jangan mengonsumsi lebih dari dua cangkir per harinya

8 Hal Tentang Minyak Goreng

Diposkan oleh Oxy Drinking Water 0 komentar


Ada yang mengatakan minyak goreng yang baik adalah yang non-kolesterol, mengandung omega 6, melalui proses dua kali penyaringan, dan sebagainya. Benarkah demikian?

Namun bagaimanakah sebenarnya konsumen bisa memilih minyak goreng yang bagus dan baik bagi kesehatan ?



1. Katanya : BAGUS = ASAM LEMAK TAK JENUH RENDAH.
Faktanya:
  • Minyak yang bagus didasarkan pada tujuan pemakaian. Jika untuk menggoreng dan demi cita rasa gurih dan renyah, minyak goreng kelapa sawit dengan kandungan asam lemak jenuhnya yang tinggi bisa mewakili. Minyak sawit kadang dianggap jahat, karena kandungan asam lemak jenuhnya yang tinggi (hampir 50%) dan disamakan dengan lemak hewan yang juga jenuh seperti mentega dan lard (lemak babi). Padahal minyak sawit ini berbeda dengan lemak yang hiperkolesterolemik seperti lard.
  • Asam lemak pada minyak terdiri atas 3 jenis, yaitu lemak jenuh, lemah tak jenuh tunggal, dan lemak tak jenuh ganda. Minyak jagung dan kedelai mengandung sekitar 10% lemak jenuh dan 90% lemak tak jenuh. Pada minyak kelapa sawit kandungannya seimbang.
  • Sayangnya masyarakat bahkan dunia seakan mematok baik tidaknya minyak goreng berdasarkan tinggi rendahnya kandungan asam lemak tak jenuh yang dikandungnya.

2. Katanya : MINYAK KEDELAI/ JAGUNG LEBIH SEHAT DARIPADA SAWIT
Faktanya :

  • Dari sisi kesehatan, masih timbul pro dan kontra mengenai mana yang lebih baik antara minyak tropis (kelapa sawit) dan non-tropis ( jagung dan kedelai). Penelitian tentang minyak kedelai ataupun minyak jagung yang dilakukan oleh ilmuwan barat menggiring kearah temuan bahwa kedua minyak tersebutlah yang baik. Hasil-hasil kajian tentang minyak sawit sendiri masih terbatas.
  • Memilih minyak goreng baiknya didasarkan pada tiga hal yaitu kandungan gizi, harga serta cita rasanya. Mengacu dari tiga hal itu, minyak goreng kelapa sawit yang banyak beredar dipasaran sudah layak menjadi pilihan.
3. Katanya: SEMAKIN JERNIH = SEMAKIN BAIK KUALITASNYA

Faktanya : Minyak yang jernih tidak selalu lebih baik dari yang berwarna kuning kemerahan. Beragam warna pada minyak goreng mencerminkan tingkat kandungan Beta-Karoten-nya (Pro-vitamin A). Warna kuning kemerahan pada sawit menunjukan Beta-Karoten yang tinggi. Dari segi gizi ini bagus untuk tubuh.

4. Katanya : MINYAK KEMASAN LEBIH SEHAT DARI CURAH

Faktanya : Minyak goreng kemasan umumnya melalui proses produksi lebih lama dibanding minyak curah karena mengalami beberapa proses. Proses produksi sedikit banyak mempengaruhi kualitas minyak goreng yang dihasilkan baik secara fisik maupun secara kandungan gizi. Sebetulnya minyak curah layakmenjadi minyak sayur, hanya saja tingkat higienisnya tidak sebaik minyak kemasan.

5. Katanya : NON-KOLESTEROL DIJAMIN LEBIH SEHAT

Faktanya : Pemasangan label non-kolesterol sungguh menyesatkan. Klaim tersebut menciptakan citra seolah minyak goreng tersebut memiliki nilai lebih ketimbang produk lain yang tidak mencantumkan klaim serupa. Minyak goreng dari nabati seperti kelapa, kelapa sawit, jagung dan bijibunga matahari tidak mengandung kolesterol. Penyebutan non-kolesterol ini juga bisa menimbulkan pemahaman keliru. Seolah-olah karena tidak ada kolesterol, minyak ini boleh dikonsumsi bebas. Walau terbuat dari nabati, minyak goreng tetap mengandung asam lemak. Jika dikonsumsi berlebihan tak baik juga untuk kesehatan.

6. Katanya : CARI YANG BER-OMEGA 6 dAN 9

Faktanya : jangan mudah terbujuk rayu dengan minyak goreng yang mengklaim mengndung omega 6 dan 9. Minyak goreng ber-omega adalah trik produsen. Semua minyak goreng, tanpa perlu mengklaim pun memang mengandung omega. Namun, mungkin berbeda pada besar kecil nilai yang terkandung

7. Katanya : HARUS 2x PENYARINGAN DAN MELALUI 5x PROSES

Faktanya: Tidak ada yang istimewa denga keunggulan itu, karena minyak goreng dari bahan apapun sejak dulu pun mengalami beberapa multiple proses. Penyaringan dua kali merupakan proses pemisahan minyak fase padat (stearin) dari fase cair. Jadi, agar stearinnyat tidak terbawa, dilakukanlah 2x penyaringan. Jika hanya dilakukan 1x terkadang minyak masih ada yang membeku. Tapi minyak yang beku sebenarnya tidak berbahaya bagi kesehatan.

8. Katanya: YANG BAGUS YANG BISA DIMINUM

Faktanya: Meski terkesan janggal, minyakk goreng yang sudah mengalami beberapa tahap memang bisa diminum. Namum bisa diminum disini tidak diartikan minyak tersebut terjamin lebih higienis dan lebih bagus dibandingkan yang lain.


Narasumber: Prof. DR. Ir. Ali Khomsan, Ms. (Guru Besar Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor)

Sumber: Majalah Dokter Kita Edisi Desember 2009.

Hepatitits

Diposkan oleh Oxy Drinking Water 20100528 0 komentar

Istilah "Hepatitis" dipakai untuk semua jenis peradangan pada hati (liver). Penyebabnya dapat berbagai macam, mulai dari virus sampai dengan obat-obatan, termasuk obat tradisional. Virus hepatitis juga ada beberapa jenis, hepatitis A, hepatitis B, C, D, E, F dan G. Manifestasi penyakit hepatitis akibat virus bisa akut ( hepatitis A ) dapat pula hepatitis kronik ( hepatitis B,C ) dan adapula yang kemudian menjadi kanker hati ( hepatitis B dan C ).



Hepatitis A
Seringkali infeksi hepatitis A pada anak-anak tidak menimbulkan gejala, sedangkan pada orang dewasa menyebabkan gejala mirip flu, rasa lelah, demam, diare, mual, nyeri perut, mata kuning dan hilangnya nafsu makan. Gejala hilang sama sekali setelah 6-12 minggu. Orang yang terinfeksi hepatitis A akan kebal terhadap penyakit tersebut. Berbeda dengan hepatitis B dan C, infeksi hepatitis A tidak berlanjut ke hepatitis kronik.


Masa inkubasi 30 hari.Penularan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi feces pasien, misalnya makan buah-buahan, sayur yang tidak dimasak atau makan kerang yang setengah matang. Minum dengan es batu yang prosesnya terkontaminasi.
Saat ini sudah ada vaksin hepatitis A, memberikan kekebalan selama 4 minggu setelah suntikan pertama, untuk kekebalan yang panjang diperlukan suntikan vaksin beberapa kali. Pecandu narkotika dan hubungan seks anal, termasuk homoseks merupakan risiko tinggi tertular hepatitis A.


Hepatitis B
Gejala mirip hepatitis A, mirip flu, yaitu hilangnya nafsu makan, mual, muntah, rasa lelah, mata kuning dan muntah serta demam. Penularan dapat melalui jarum suntik atau pisau yang terkontaminasi, transfusi darah dan gigitan manusia.
Pengobatan dengan interferon alfa-2b dan lamivudine, serta imunoglobulin yang mengandung antibodi terhadap hepatitis-B yang diberikan 14 hari setelah paparan.
Vaksin hepatitis B yang aman dan efektif sudah tersedia sejak beberapa tahun yang lalu. Yang merupakan risiko tertular hepatitis B adalah pecandu narkotika, orang yang mempunyai banyak pasangan seksual.
Mengenai hepatitis C akan kita bahas pada kesempatan lain.

Hepatitis D
Hepatitis D Virus ( HDV ) atau virus delta adalah virus yang unik, yang tidak lengkap dan untuk replikasi memerlukan keberadaan virus hepatitis B. Penularan melalui hubungan seksual, jarum suntik dan transfusi darah. Gejala penyakit hepatitis D bervariasi, dapat muncul sebagai gejala yang ringan (ko-infeksi) atau amat progresif.

Hepatitis E
Gejala mirip hepatitis A, demam pegel linu, lelah, hilang nafsu makan dan sakit perut. Penyakit yang akan sembuh sendiri ( self-limited ), keculai bila terjadi pada kehamilan, khususnya trimester ketiga, dapat mematikan. Penularan melalui air yang terkontaminasi feces.

Hepatitis F
Baru ada sedikit kasus yang dilaporkan. Saat ini para pakar belum sepakat hepatitis F merupakan penyakit hepatitis yang terpisah.

Hepatitis G
Gejala serupa hepatitis C, seringkali infeksi bersamaan dengan hepatitis B dan/atau C. Tidak menyebabkan hepatitis fulminan ataupun hepatitis kronik. Penularan melalui transfusi darah jarum suntik. Semoga pengetahuan ini bisa berguna bagi Anda dan dapat Anda teruskan kepada saudara ataupun teman Anda.

Mencegah Kanker Hati
KANKER hati merupakan kanker yang sering dijumpai di Indonesia. Kanker ini dihubungkan dengan infeksi Hepatitis B atau Hepatitis C. Artinya pada umumnya penderita kanker hati pernah terinfeksi Hepatitis B atau C.
Penyakit Hepatitis B dan Hepatitis C sering dialami penduduk Indonesia. Kedua penyakit ini ditularkan melalui cairan tubuh. Virus Hepatitis B dan Hepatitis C dapat ditularkan melalui hubungan seksual, jarum suntik, dan transfusi darah.


Pada umumnya dewasa ini di negeri kita transfusi darah sudah aman, darah yang akan diberikan diskrining Hepatitis B, Hepatitis C, dan HIV. Dengan demikian kemungkinan penularan Hepatitis dan HIV melalui transfusi darah sudah menjadi kecil. Gejala penyakit Hepatitis, virus biasanya dimulai dengan demam, pegal otot, mual, mata menjadi kuning, dan air seni berwarna kemerahan seperti air teh. Namun, tidak semua orang mengalami gejala seperti itu.
Gejala Hepatitis C biasanya lebih ringan dibandingkan dengan Hepatitis A atau B. Setelah terserang Hepatitis A pada umumnya penderita sembuh secara sempurna, tidak ada yang menjadi kronik. Hepatitis B juga sebagian besar akan sembuh dengan baik dan hanya sekitar 5-10 persen yang akan menjadi kronik. Bila hepatitis B menjadi kronik maka sebagian penderita hepatitis B kronik ini akan menjadi sirosis hati dan kanker hati.


Pada Hepatitis C penderita yang menjadi kronik jauh lebih banyak. Sebagian penderita Hepatitis C kronik akan menjadi sirosis hati dan kanker hati. Hanya sebagian kecil saja penderita Hepatitis B yang berkembang menjadi kanker hati. Begitu pula pada penderita Hepatitis C hanya sebagian yang menjadi kanker hati. Biasanya diperlukan waktu 17 sampai dengan 20 tahun seorang yang menderita Hepatitis C untuk berkembang menjadi sirosis hati atau kanker hati.


Sekarang memang ada obat baru untuk Hepatitis B yang disebut lamivudin. Obat ini berupa tablet yang dimakan sekali sehari. Sedangkan jika diperlukan pengobatan untuk Hepatitis C tersedia obat Interferon (suntikan) dan Ribavirin (kapsul). Namun penggunaan obat-obat tersebut memerlukan pengawasan dokter.
Hasil pemeriksaan darah yang menunjukkan anti HBs positif berarti Anda pernah terinfeksi virus Hepatitis B, namun virus tersebut sudah tidak ada lagi dalam darah Anda (HbsAg negatif). Itu bahkan menunjukkan bahwa Anda sekarang sudah mempunyai kekebalan terhadap Hepatitis B (anti HBs positif). Karena itu selama kadar antibodi anti HBs Anda tinggi, maka Anda tak perlu lagi divaksinasi. Imunisasi Hepatitis B dapat dimulai sejak bayi.


Anti HCV negatif artinya Anda belum pernah terinfeksi Hepatitis C. Sampai sekarang ini belum ada vaksin untuk Hepatitis C sehingga Anda dianjurkan agar berhati-hati sehingga tidak tertular Hepatitis C. Jadi hindari kontak dengan cairan tubuh orang lain. Salah satu cara yang efektif untuk menurunkan kekerapan kanker hati adalah dengan imunisasi Hepatitis B. Ini telah dibuktikan di banyak negara. Ternyata, negara-negara yang mempunyai program imunisasi Hepatitis B yang baik kekerapan kanker hati menurun dengan nyata. Mudah-mudahan masyarakat kitapun peduli terhadap imunisasi Hepatitis B ini.

10 Penyakit Pertama Pada Bayi

Diposkan oleh Oxy Drinking Water 20100525 0 komentar

Menjadi orang tua baru tentu membahagiakan. Namun, kebahagiaan terkadang berubah menjadi kepanikan tatkala si kecil mendadak sakit. Nah, ada baiknya Anda mengenali 10 penyakit pertama bayi, seperti dipaparkan Dr. Kusnandi Rusmil, Sp.A dari RS Hasan Sadikin, Bandung berikut ini.

1. BATUK-PILEK - Batuk-pilek pada bayi bisa karena banyak faktor. "Sebagian besar penyebabnya virus, yang jenisnya ada ratusan banyaknya. Biasanya sembuh sendiri, kok. Gejalanya, hidung berair, kadang tersumbat, lalu diikuti batuk dan demam." Selain virus, batuk-pilek juga bisa karena bakteri. Biasanya disertai panas dan gejalanya lebih berat, yaitu tenggorokan berwarna merah. Harus diberi antibiotik. Jika terus berlanjut, bisa berakibat komplikasi radang telinga tengah. "Namun, sakit telinga tak selalu terjadi pada batuk
pilek." Jika cairan atau lendir banyak keluar dari hidung bayi dan membuat napas tersumbat, beri obat tetes hidung atau sedot cairan hidung dengan alat khusus. "Yang penting, penyebabnya dulu yang diobati. Karena virus belum ada obatnya, maka pertahanan tubuh si bayi-lah yang harus ditingkatkan." Biasanya, batuk-pilek pada bayi terjadi sekitar lima hari. Jika panas tubuh bayi tak turun-turun hingga 2 - 3 hari, segera bawa ke dokter. "Orang tua tak perlu cemas jika bayi batuk-pilek. Jika disertai panas, beri obat panas. Jangan lupa, beri nutrisi yang baik, terutama yang mengandung vitamin dan mineral, seperti buah-buahan atau jus, minum yang banyak, terutama ASI."

2. INFEKSI TELINGA - Infeksi telinga dapat disebabkan batuk-pilek oleh virus yang terus -Menerus, sehingga virus masuk ke dalam saluran telinga. "Bisa jugakarena telinga kemasukan air yang mengandung kuman, sehingga mengakibatkan peradangan saluran telinga tengah." Gejalanya, sakit pada telinga dan panas yang tidak turun-turun selama 2 - 3 hari. "Harus segera dibawa ke dokter. Kalau tidak segera ditangani, gendang telinga bayi bisa meradang dan pecah." Jika tak diobati, lama-lama radang telinga akan makin parah dan dapat menimbulkan nanah. "Jika nanah pecah, cairan itu akan keluar dari telinga dengan bau yang tidak enak. Efek jangka panjangnya, sistem pendengaran rusak."

3. DIARE - Seperti halnya batuk-pilek, diare pada bayi juga bisa karena bermacam faktor, dari makanan yang tercemar kuman atau virus, keracunan makanan, sampai alergi susu. Diare pada bayi umumnya dapat dilihat dari jumlah cairan yang keluar melalui buang air besar (BAB) yang lebih banyak dari cairan yang masuk. Frekuensi BAB-nya lebih dari tiga kali sehari. Jadi, harus diberi banyak cairan supaya tidak terjadi dehidrasi. Pencegahannya, beri bayi minum, misalnya oralit, minuman yang mengandung ion, atau minuman yang mengandung probiotik, seperti yoghurt untuk membantu keseimbangan kuman dalam perut. "Bayi enam bulan sudah boleh, kok, diberi minuman mengandung ion atau probiotik." Kusnandi juga menegaskan, obat diare yang paling ampuh bagi bayi sebenarnya ASI, karena mengandung obat anti-virus atau kuman yang dapat mencegah dan mengurangi lamanya penyakit bersarang di dalam tubuh bayi. Diare yang disertai demam, lanjut Kusnandi, paling sering disebabkan oleh virus. "Semua penyakit karena virus, tidak ada obatnya. Yang penting, meningkatkan daya tahan tubuh dan mengatasi kehilangan cairan tubuh dengan banyak-banyak minum, terutama ASI." Sementara diare disertai muntah, biasanya disebabkan karena rangsangan ke dalam saluran pencernaan. "Rangsangan itu bisa macam-macam, bisa oleh kuman atau racun zat kimia. Sekali lagi, yang penting adalah memberi minum yang banyak. Bisa juga diberi obat anti muntah oleh dokter," kata Kusnandi seraya mengingatkan agar orang tua tidak memberi bayi obat pemampat feses atau tinja. "Jika tinja mampat, kuman enggak mati, malah berkumpul di dalam usus. Lebih baik kuman dikeluarkan dulu melalui BAB. Setelah kuman habis, otomatis diare akan berhenti dengan sendirinya," kata Kusnandi mengingatkan.
4. BATUK PLUS SESAK NAPAS - Pada bayi yang memiliki potensi alergi atau asma, batuk pilek lama-lama bias menimbulkan sesak napas. "Batuk-pilek ini terjadi akibat kuman yang lama-lama menyebar ke paru-paru. Bisa mengakibatkan gejala radang paru-paru, yaitu sesak napas," ujar Kusnandi. Jika sudah menyerang paru-paru, berarti sudah masuk ke tahap serius dan harus betul-betul diobati. "Tanda-tanda sesak napas ini dapat dilihat secara fisik, antara lain bayi bernapas lewat hidung, sehingga cuping hidung kembang-kempis, napasnya cepat, setiap bernapas seperti ada yang menariknya hingga dadanya cekung." Penanganan gejala-gejala serius ini harus lebih teliti. Bila perlu dirawat di RS untuk diberi oksigen. "Jika sudah sampai ke tahap serius, tak bisa lagi hanya diberi perawatan di rumah. Bisa bahaya dan harus segera ditolong dokter," tegas Kusnandi.

5. SAKIT TENGGOROKAN - Sakit tenggorokan pada bayi bisa karena kuman atau virus yang menyerang tenggorokan. "Tanda-tanda fisiknya, tenggorokan berwarna merah, yang dapat terlihat di bagian leher. Bayi juga terlihat seperti kesakitan, rewel, dan biasanya sulit menelan." Jika disebabkan virus, biasanya dokter akan memberi obat pengurang rasa sakit, vitamin, dan dianjurkan diberi makan yang banyak, terutama jus buah, sayur bening, dan ASI, agar tubuhnya kembali kuat. Namun jika penyebabnya kuman, dokter akan memberi antibiotik. "Bisa berupa sirup atau puyer. Puyer lebih ekonomis dan dosisnya bisa lebih tepat, karena dihitung per kilogram berat badan bayi. Efektivitasnya, sih, sebenarnya sama saja dengan sirup."

6. SEMBELIT - Penyebab sembelit bisa karena kurang makan makanan berserat. Oleh karena itu, bayi sebaiknya diberi banyak buah, sayuran, dan ASI. “Berikan puding atau agar-agar, buah-buahan, dan sayuran. Untuk bayi yang belum bisa makan, berilah ASI sebanyak mungkin. Biasanya, bayi yang masih minum ASI jarang sembelit, kecuali bayi yang diberi susu formula. Mungkin susunya kurang cocok.”

Untuk mengatasi sembelit, pilih susu yang cocok. “Sementara dokter biasanya akan memberi obat untuk melancarkan BAB-nya.” Namun, ada juga bayi baru lahir yang tak bisa buang air besar. “Keluhannya, perut kembung dan sering muntah. Itu karena saraf dari usus kurang, sehingga gerak peristaltiknya pun berkurang. Ini penyakit bawaan, harus dioperasi untuk membuang usus yang tidak ada sarafnya. Kasus seperti ini sering terjadi pada bayi baru lahir,” terang Kusnandi.

7. INFEKSI SALURAN KEMIH - Selain sulit BAB, infeksi saluran kemih juga sering terjadi pada bayi yang baru lahir. “Banyak terjadi pada bayi perempuan, karena saluran kemih perempuan lebih pendek dari saluran kemih bayi laki-laki, sehingga kuman lebih gampang masuk ke dalam tubuh. Jika bayi panas tanpa diserta batuk-pilek atau sakit telinga, orang tua harus selalu berpikir bahwa ini bisa saja sakit radang saluran kemih.”

Gejala infeksi saluran kemih hanya panas atau air kencingnya sedikit, dan bayi merasa nyeri di daerah perut atau kesakitan saat buang air kecil/kencing. “Kadang-kadang, radang atau infeksi saluran kemih ini tidak bergejala juga. Buang airnya pun normal. Justru jika gejala tak muncul, sangat berbahaya karena dapat merusak ginjal.” Oleh karena itu, jika bayi demam lebih dari 38,5 0 Celcius, segera periksakan ke dokter.
8. MUNTAH - Muntah atau gumoh disebabkan karena perut bayi yang baru lahir ukurannya masih sangat kecil. “Daya tampungnya masih sedikit. Kalau terlalu banyak diberi susu, dia akan memuntahkan susunya kembali.”

Oleh karena itu, untuk bayi yang diberi susu formula, pada saat disusui, posisi botol susu dan botol harus pas dengan mulutnya agar udara tidak ikut masuk ke dalam mulut bayi. Udara yang ikut masuk ini dapat menyebabkan bayi muntah. Sementara untuk bayi yang disusui ASI, posisi menyusui harus betul dan pas. Usai disusui, gendong bayi dengan posisi seperti berdiri hingga bersendawa. Setelah itu bayi ditidurkan dengan posisi miring ke kiri.
9. ALERGI - Banyak hal yang dapat menyebabkan alergi pada bayi. “Yang paling sering alergi susu sapi atau susu formula. Jika ibu atau keluarganya punya bakat alergi, bayi pun jadi gampang alergi. Sebagian besar alergi timbul karena makan telur, sea food, dan susu formula.”

Untuk menghindarinya, ibu menyusui sebaiknya menghindari konsumsi makanan alergen seperti telur, kacang-kacangan, sea food, atau makanan pemicu alergi. “Pasalnya, alergi ini dapat langusng terbawa melalui ASI. Dokter biasanya memberikan susu anti-alergi khusus untuk bayi yang memiliki bakat alergi atau alergi pada susu formula. Susu antialergi ini mudah didapat dan sudah banyak dijual, kok.”

10. RUAM POPOK - Usai buang air atau pipis, popok bayi harus segera diganti agar tidak menimbulkan iritasi atau merah-merah pada kulit bayi. Jika kulit bayi mengalami iritasi, kuman akan lebih mudah masuk ke dalam tubuh bayi. Untuk mencegahnya, gantilah popok sesering mungkin dan pakaikan pampers yang dapat menyerap banyak air.

Untuk popok kain, sebaiknya rajin-rajin mencuci popok. “Teknologi sudah semakin canggih, orang kini menciptakan pampers yang dapat menyerap air lebih banyak agar lebih praktis. Namun, bukan berarti bayi harus seharian pakai pampers yang itu-itu terus. Udara juga harus bisa keluar masuk, dong. Hanya saja, kelebihan pampers dapat mengurangi frekuensi pergantian popok, dibandingkan popok kain.”

Pengobatan untuk ruam popok, jika kulit bayi terkena popok basah, dapat diobati dengan memberikan bedak, talek, atau salep. “Tetapi yang paling penting harus sesering mungkin mengganti popok atau pampers. Artinya, kondisi kulit bayi harus tetap dalam keadaan kering.”

WASPADA BILA … Selain 10 penyakit di atas, ada beberapa tanda pada bayi yang harus diwaspadai dan segera dibawa ke RS, antara lain:

1. Kejang
Jika bayi kejang disertai panas atau tanpa panas, harus segera di bawa ke RS untuk mengetahui penyebab kejangnya. Setiap kejang, akan mengakibatkan terjadinya kerusakan otak, sehingga bayi tidak boleh kejang. Jadi, secepatnya harus diatasi. Jika bayinya kejang disertai demam, orang tua harus selalu membawa obat anti panas dan anti kejang. Karena biasanya sakit kejang ini suka kambuh. Kemana pun si bayi pergi, harus selalu membawa obat anti kejang untuk mencegah kejang. Jangan sampai bayi sering kejang.

Pemicu kejang ini macam-macam, bisa karena proses di kepala atau otak, atau di luar kepala. Kalau di dalam otak atau kepala, kemungkinan ada infeksi di otak atau tumor di otak, dan perdarahan di otak. Tapi yang terjadi di luar otak, bisa karena kekurangan natrium atau garam dan gula, sehingga terjadi gangguan-gangguan elektrolit. Misalnya karena sering diare, atau kejang karena adanya elektrolit atau garam yang keluar dari tubuh.

2. Sesak napas
Jangan sampai bayi Anda sesak napas, apalagi sampai membiru. Itu tandanya si bayi sudah kekurangan oksigen. Oksigen itu terutama dialirkan ke dalam otak dan organ lainnya. Jika bayi Anda sesak napas, secepatnya harus diatasi, apakah sesak itu disebabkan karena sumbatan saluran napas, atau karena infeksi di paru-paru, harus segera diatasi dan dibawa ke dokter.

3. Syok
Tanda-tandanya, denyut nadi tak teraba, muncul keringat dingin, kesadaran berkurang, serta jumlah cairan tubuh berkurang. Penyebab syok pada bayi bermacam-macam juga. Dapat dikarenakan kehilangan cairan tubuh, misalnya demam berdarah, yang mengakibatkan cairan dari dalam darah melalui pembuluh darah keluar menuju jaringan. Bisa juga karena diare dan kekurangan cairan, terjadinya perdarahan, kelainan jantung, atau karena syok lain yang disebabkan karena kesakitan yang biasa dokter sebut dengan neorogenik shock. Perawatannya, harus harus segera diinfus.

4. Tak sadarkan diri
Ini dapat terjadi karena adanya gangguan kesadaran. Setiap ada gangguan kesadaran pada bayi, orang tua harus hati-hati dan harus segera membawanya ke dokter. Ciri-ciri bayi yang tak sadarkan diri, secara fisik dapat terlihat seperti mula-mula setengah sadar, mengacau, panas tinggi, atau mungkin saja langusng tidak sadar. Di cubit pun, tak akan merasakan sakit dan tak tahu apa yang terjadi disekelilingnya.

Semoga Bermanfaat!

20 Penyakit dan Pantangan Makanannya

Diposkan oleh Oxy Drinking Water 20100523 0 komentar

Makanan membuat manusia bertahan hidup. Namun makanan juga menjadi musuh jika seseorang menderita penyakit. Menghindari makanan yang dipantangkan adalah cara terbaik yang dapat dilakukan penderita berbagai macam penyakit.

Menjauh dari makanan yang dipantangkan adalah langkah pencegahan agar penyakit yang diderita tak sering-sering kambuh yang bisa menggangu aktifitas sehari-hari.

Berikut adalah jenis penyakit dan pantangannya, seperti dikutip dari eHow dan BBCNews, healthandage.

1. Jantung
Hindari makanan yang berlemak, seperti daging, jeroan, minyak santan serta makanan yang mengandung banyak garam.

2. Hepatitis A
Hindari buah-buahan dan sayuran mentah, terutama yang tidak bisa dikupas. Hindari kerang mentah, tiram, remis, mayones, keju, krim, yogurt dan hindari makan ikan dari perairan yang berpotensi terkontaminasi.

3. Anemia
Kurangi konsumsi kafein dan alkohol karena bisa mengikat darah. Makan makanan yang kaya zat besi seperti apel, pisang, aprikot, plum, asparagus, labu, ubi rambat, brokoli dan sayuran berdaun hijau, daging merah, tahu dan biji-bijian.

4. Diabetes
Hindari konsumsi makanan yang mengandung gula, tepung dan tinggi karbohidat. Juga hindari buah-buahan seperti durian, air kelapa, pisang ambon.

5. Kanker
Hindari makanan yang banyak mengandung akrilamida, yang terdapat pada makanan yang dipanggang dan digoreng seperti kentang goreng, keripik, roti goreng, biskuit, kerupuk dan sarapan sereal.

6. Liver
Hindari makanan yang mengandung banyak protein seperti daging, susu, kacang-kacangan, dan produk kedelai. Juga hindari makanan yang mengandung banyak garam.

7. Asma
Hindari makanan yang menyebabkan produksi lendir berlebih seperti susu, keju dan produk susu lainnya, gula putih, tepung putih, roti putih dan coklat. Hindari juga makanan yang dapat menyebabkan reaksi alergi seperti telur, susu, gandum, ikan, kerang, kacang-kacangan, kedelai dan kacang tanah, serta makanan yang mengandung sulfida seperti acar, sayuran dan buah-buahan kering, dan udang.

8. Maag
Hindari konsumsi kafein, makanan pedas, makanan pedas seperti daging dan jeroan, minuman berkarbonasi, susu, jeruk, dan tomat.

9. Migrain
Hindari konsumsi rokok, minuman beralkohol, kopi, cokelat dan produk-produk cokelat, teh hitam dan hijau dan minuman ringan. Hindari juga makanan dengan bahan pengawet dan aditif seperti MSG ((monosodium glutamat), kaldu ekstrak, atau produk protein nabati terhidrolisis dengan label yang menyebutkan “rasa alami”.

10. Wasir
Jangan makan makanan yang bersifat panas dan mengandung lemak (penyebab sembelit) seperti makanan pedas, daging, jeroan, dan juga junk food. Makanlah makanan yang mengandung banyak serat, seperti sayuran, roti gandum, buah, sereal, dan kacang-kacangan.

11. Sinusitis
Hindari makanan yang digoreng, tepung makanan, gula putih, tepung terigu, beras, pai, rempah-rempah yang kuat, daging dan produk daging.

12. Autis
Hindari makanan yang mengandung protein gluten seperti gandum, oat, barley, makanan kasein pada susu, pancake, pemanis buatan.

13. Rematik
Hindari makanan yang banyak mengandung lemak seperti daging dan produk daging, kerupuk jengkol, mentega, krim, sosis, daging ham, telur, dan semua produk susu.

14. Tifus
Hindari makanan berserat tinggi seperti gandum utuh dan biji-bijian. Juga hindari kacang mete mentah, kubis, paprika, lobak, bawang putih, bawang merah, rempah, acar, makanan yang digoreng, daging, semua jenis buah-buahan mentah kecuali pisang dan pepaya.

15. Malaria
Makanan yang harus dihindari adalah kopi, teh kental, makanan olahan, saus, bumbu masak, acar, gula, tepung putih, minuman beralkohol, dan semua produk daging.

16. Keputihan
Hindari makanan yang dapat merangsang lendir seperti nanas, ketimun, telur, dan udang.

17. Osteoporosis
Hindari makanan berlemak seperti daging, susu, santan, margarin, hotdog, hamburger, kopi dan minuman berkafein, coklat, dan minuman berkarbonasi.

18. Epilepsi
Hindari makanan yang mengandung glutamin (asam amino yang dapat menyebabkan serangan epilepsi) seperti biji-bijian, gandum, oat, susu yang kadar glutamin tinggi, kacang-kacangan, kedelai, dan produk daging terutama daging kelinci.

19. Demam Berdarah
Hindari makanan cepat saji (junk food), makanan berlemak seperti daging, santan, susu tinggi lemak. Perbanyak konsumsi buah dan air putih.

20. Prostat
Hindari minuman berkafein seperti kopi, makanan pedas, makanan lemak terutama daging merah, dan juga alkohol.

Mengurangi Dampak Negatif Minyak Goreng

Diposkan oleh Oxy Drinking Water 20100521 0 komentar


KOMPAS.com - Dalam budaya masyarakat kita, makanan yang digoreng termasuk jenis makanan yang digemari. Rasanya yang gurih, renyah, ditambah harga yang murah membuat gorengan banyak disukai. Namun, kebiasaan makan makanan gorengan bisa berbahaya bagi kesehatan.

Makanan gorengan yang digoreng dengan minyak yang mengandung asam lemak jenuh apabila dikonsumsi akan dimetabolisme, akhirnya akan meningkatkan profil lipid dalam darah. Makin tinggi asupan asam lemak jenuh, makin tinggi kolesterol. Hal ini pada akhirnya akan memicu penyakit degeneratif, seperti jantung koroner atau stroke.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan akibat konsumsi makanan yang digoreng, Prof.Dr.Ir.Made Astawan, ahli teknologi pangan Institut Pertanian Bogor, membagi kiatnya.

1. Bila membeli minyak goreng pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan, caranya dengan membaca label kemasannya dengan baik dan teliti. Pilih minyak goreng yang mencantumkan informasi lengkap pada labelnya.

2. Untuk yang mempunyai kadar kolesterol tinggi, pilihlah minyak yang banyak mengandung asam lemak tidak jenuh (seperti minyak kacang dan minyak jagung).

3. Jangan memilih minyak goreng hanya berdasarkan warna dan penampilan. Minyak yang jernih tidak selalu berarti lebih baik daripada minyak yang berwarna kuning pekat. Warna dipengaruhi oleh kandungan karotenoid dan komponen lain dalam minyak. Dalam beberapa hal adanya karotenoid justru menguntungkan bagi kesehatan.

4. Sedapat mungkin gorenglah bahan makanan dengan sistem gangsa (sedikit minyak) agar tidak terjadi penyerapan minyak yang berlebihan ke dalam makanan yang digoreng serta pemakaian minyak berulang.

5. Agar minyak goreng tidak mudah rusak, sebaiknya tidak memakai panas yang terlalu tinggi. Kendalikan besar kecilnya nyala api.

6. Simpan minyak goreng di wadah yang tertutup rapat, dingin, dan terhindar dari sinar matahari agar tidak terjadi oksidasi dan tidak mudah tengik.

7. Bersihkan wajan atau kuali penggorengan dengan deterjen hingga bebas dari kerak atau kotoran lainnya.

8. Jangan biasakan menggunakan minyak bekas yang telah dipakai menggoreng berulang kali.

9. Tiriskan minyak pada makanan gorengan sebelum dimakan. Bila perlu gunakan tisu atau kertas minyak untuk mengurangi lapisan minyak pada permukaan makanan.

Pergi Kemanapun, Bawa Sebotol Air Minum !

Diposkan oleh Oxy Drinking Water 20100515 0 komentar

KEBIASAAN membawa botol air minum dalam perjalanan atau saat pergi ke mana pun mungkin belum menjadi tren di masyarakat. Bila haus di tengah jalan, kebanyakan dari kita lebih suka membeli sebotol minuman ringan beraroma teh atau soda atau pun air mineral.

Kebutuhan tubuh akan cairan memang tak bisa dibantah. Cairan penting dalam memelihara keseimbangan serta proses metabolisme tubuh. Bila asupan cairan ke dalam tubuh tak seimbang dengan pengeluaran, maka dipastikan Anda akan mengalami gangguan atau pun dehidrasi.

Dalam memenuhi kebutuhan cairan, sebaiknya pilihlah minuman yang baik dan tak menimbulkan risiko bagi kesehatan. Salah satu yang terbaik tentunya adalah air putih, meski faktanya cairan ini kalah populer ketimbang minuman beraroma dan beranekarasa yang beredar di pasaran.

Nah supaya Anda tidak meremehkan khasiat air putih, berikut adalah enam fakta ilmiah betapa kebiasaan minum cukup air putih setiap hari penting bagi tubuh.

1. Mempertahankan keseimbangan cairan tubuh.
Fakta medis menunjukkan tubuh manusia 60% terdiri dari cairan. Fungsi-fungsi cairan ini adalah untukproses pencernaan, penyerapan, sirkulasi, produksi air ludah, transportasi nutrisi dan mempertahankan suhu tubuh.

2. Membantu mengendalikan kalori.
Sejak lama, orang yang sedang menjalani program diet melakukan kebiasaan banyak minum air putih sebagai strategi menurunkan berat badan. Meskipun air tidak menghasilkan efek magis, menggunakannya sebagai pengganti minuman berkalori tinggi tentu saja akan sangat membantu.

“Program diet akan berhasil jika Anda memilih air atau minuman non- kalori sebagai pengganti minuman yang kalori. Lalu diet dengan makanan yang kaya cairan yang lebih menyehatkan, berisi dan membantu Anda memangkas kalori,”ungkap peneliti dari University State of Pennsylvania Barbara Rolls, PhD, penulis buku The Volumetrics Weight Control Plan.

3. Membantu membangkitkan otot.
Sel-sel yang tidak mampu mempertahankan keseimbangan akan cairan dan elektrolit, akan berakibat pada kelelahan otot. Ketika sel-sel otot tidak memiliki cairan yang cukup, mereka tidak akan berfungsi dengan baik dan kemampuannya berkurang.

Minum air saat berolahraga juga sangat penting. American College of Sports Medicine merekomendasikan bahwa dua jam sebelum berolahraga sebaiknya seseorang meminum 17 ons cairan.

4. Membuat kulit tetap bercahaya.
Kulit Anda sebenarnya mengandung banyak air dan berfungsi sebagai benteng dalam mencegah ekses hilangnya cairan tubuh. Namun begitu, jangan harap bahwa kelebihan cairan dapat dijadikan sebagai cara ampuh menghilangkan kerutan dari garis pada kulit .

5. Memelihara fungsi ginjal
Cairan tubuh merupakan media yang juga mentransportasikan sisa atau limbah untuk keluar dan masuk ke dalam sel. Racun utama dalam tubuh adalah nitrogen urea darah, sejenis cairan yang dapat melewati ginjal untuk kemudian diprose dan dieksresikan dalam bentuk urin.

Ketika tubuh memiliki cukup cairan, urin akan mengalir bebas, jernih dan bebas bau. Ketika tubuh tidak punya cuku cairan, konsentrasi urin, warna dan bau akan lebih kentara karena ginjal harus menyerap cairan ekstra untuk menjalankan fungsinya. Tak heran bila Anda minum sedikit air, risiko Anda mengalami batu ginjal akan meningkat terutama pada iklim hangat atau panas.

6. Mempertahankan fungsi normal usus.
Asupan cairan yang cukup akan membuat makanan yang melewati saluran cerna dapat mengalir lancar dan mencegah terjadinya kosntipasi. Ketika Anda tidak punya cukup cairan, usus akan menyerap cairan dari feses atau tinja untuk tetap menjaga hidrasi. Alhasil, tentu saja buang air besar Anda akan bermasalah.

Penyakit Asma Pada Anak

Diposkan oleh Oxy Drinking Water 20100513 0 komentar

Asma merupakan penyakit yang sering dijumpai pada anak.Kejadian asma meningkat di hampir seluruh dunia, baik Negara maju maupun Negara berkembang termasuk Indonesia. Apakah asma, gejala serta upaya pencegahan dan apa yang dapat dilakukan untuk membantu anak anda?


Asma merupakan penyakit yang sering dijumpai pada anak. Kejadian asma meningkat di hampir seluruh dunia, baik Negara maju maupun Negara berkembang termasuk Indonesia. Peningkatan ini diduga berhubungan dengan meningkatnya industri sehingga tingkat polusi cukup tinggi.

Walaupun berdasarkan pengalaman klinis dan berbagai penelitian asma merupakan penyakit yang sering ditemukan pada anak, tetapi gambaran klinis asma pada anak sangat bervariasi, bahkan berat-ringannya serangan dan sering-jarangnya serangan berubah-ubah dari waktu ke waktu. Akibatnya kelainan ini kadagkala tidak terdiagnosis atau salah diagnosis sehingga menyebabkan pengobatan tidak ade kuat.

Umumnya gejala klinis dtandai dengan adanya sesak nafas dan mengi (nafas yang berbunyi). Kelompok anak yang patut diduga asma adalah anak-anak yang menunjukkan batuk dan / atau mengi yang timbul secara episodic, cenderung pada malam / dini hari , musiman, setelah aktivitas, serta adanya riwayat asma dan atopi pada pasien dan keluarganya.

Apakah asma itu ?

Berdasarkan definisi Scadding dan pengalaman klinis Godfrey, asma pada anak ialah penyakit yang ditandai dengan variasi luas dalam periode waktu yang pendek daripada hambatan aliran udara dalam saluran nafas paru yang bermanifestasi sebagai serangan berulang batuk atau mengi yang dipisahkan oleh interval bebas gejala.

Perubahan apa yang terjadi pada jaringan ?

Pengecilan diameter jalan nafas
Perubahan respon otot saluran nafas
Gangguan persarafan otonom dalam pengaturan otot polos saluran nafas
Kerusakan sel epitel mukosa saluran nafas

Faktor-faktor pencetus asma pada anak:

Faktor emosi ; gangguan emosi dapat menyebabkan penyempitan saluran nafas
Faktor imunologis / alergi ; saat ini telah banyak bukti bahwa alergi merupakan salah satu faktor penting berkembangnya asma. Atopi merupakan faktor resiko nyata yang dapat menyebabkan timbulnya gejala asma.
Faktor non alergi ; infeksi virus / bacterial dan zat-zat iritan / polutan.

Apakah atopi itu ?

Atopi merupakan cikal bakal penyakit yang disebabkan oleh alergi / reaksi imunologis.Beberapa yang sering dijumpai rhinitis alergi, sinusitis, urticaria, alergi terhadap cuaca dan makanan /zat tertentu, dan lain-lain. Harus ditelusuri adanya riwayat penyakit tersebut di atas pada seluruh sanak keluarga.


Upaya pencegahan

Upaya pencegahan asma pada anak dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pada anak yang asmanya belum bermanifestasi dan yang telah bermanifestasi.

Tindakan pencegahan pada anak yang belum bermanifestasi :

• Mensegah terjadinya sesitisasi pada anak ; walau faktor genetic merupakan faktor penting, tetapi manifestasinya dipengaruhi faktor lingkungan. Penghindaraan terhadap makanan-makanan yang mempunyai tingkat alerginitis tinggi baik pada ibu hamil dan yang menyusui maupun sang anak.
• Orang tua, terutama ibu dianjurkan tidak merokok.
• Pencegahan terjadinya infeksi saluran nafas dan akibatnya.
• Pemberian asi eksklusif akan memberikan kekebalan dan efek imunologis pada anak.
Tindakan pencegahan pada anak yang telah bermanifestasi ;
• Menhindarkan faktor pencetus ; alergan makanan, inhalan, bahan iritan, infeksi virus/bakterial, hindari latihan fisik yang berat, perubahan cuaca dan emosi sebagai faktor pencetus.
• Penggunaan obat-obatan, untuk mengatasi serangan asma.

Hal-hal yang harus diperhatikan pda asma anak

• Hindari makan makanan yang mengandung kola, bersoda, kacang-kacangan, minuman dingin/es, goreng-gorengan.
• Hindari tungau debu yang sering terdapat pada debu kasur dan bantal kapuk, selimut, lantai, karpet gordin , perabot rumah . sebaiknya laci / rak dibersihkan dengan lap basah, gordin dan selimut dicuci setiap 2 minggu , karpet, majalah, mainan , buku dan pakaian yang jarang dipakai diletakkan di luar kamar tidur dan lantai dipel setiap hari.
• Hindarkan zat-zat yang mengiritasi ; obat semprot rambut, minyak wangi, asap rokok, asap obat nyamuk , bau cat yang tajam, bau bahan kimia, udara yang tercemar,udara dan air dingin,.
• Sebelum melakukan aktivitas fisik sebaiknya jangan melakukan aktivitas fisik yang berat, sebelum melakukan aktivitas fisik sebaiknya melakukan pemanasan terlebih dahulu, dan jika perlu pemberian obat sebelum beraktivitas.

Dr. SuriViana- www.infoibu.com


>>> Mau sampai kapankah melihat anak kesayangan kita memakai inhaler terus menerus, dengan air oxy, asma anak anda akan terobati, daya imunitas meningkat dan asupan oksigen terpenuhi melalui oxy.

Remaja Lesu, Remaja Kurang Darah

Diposkan oleh Oxy Drinking Water 20100512 0 komentar


Mungkin sebagian besar dari kita mengalami penyakit yang satu ini. Apalagi mereka yang super sibuk sehingga melupakan hal-hal yang menyebabkan Anemia. Tidak bisa dipungkiri penyebabutamanya adalah tidak memperhatikan gizi makanan. Ciri utama dari penyakit ini adalah penglihatan berkunang-kunang. Mudah-mudahan artikel dibawah ini bisa mengingatkan kita kembali bahwa pentingnya memperhatikan kesehatan tubuh.

Lupa makan, kurang tidur, dan terlalu capek, ini semua merupakan sebagian penyebab anemia atau penyakit kurang darah. Kondisi bisa bertambah parah kalau asupan makanan tidak memenuhi gizi yang cukup.

Mukanya kelihatan pucat, badan sering terasa lesu, jantung berdebar-debar, kadang terasa sesak napas, dan adakalanya telinga berdengung. Itulah yang dialami akhir-akhir ini oleh Lastria, seorang mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta. Jadwal kuliah yang ketat ditambah dengan aktivitas olahraga dan organisasi kepemudaannya yang padat sangat menyita waktu gadis berusia 20 tahun ini.

"Sering ia sampai lupa makan," kata ibunya. "Malam hari sampai di rumah, karena terlalu capek, ia sering langsung tidur begitu habis mandi." Sudah begitu, ketika di kampus, makanan yang dikonsumsi sekenanya saja, tidak memikirkan soal gizi segala macam.

Hasil pemeriksaan darah menunjukkan kadar butir darah merah (hemoglobin) gadis ini hanya 9 g/100 ml. Padahal yang normal pada wanita 11,5 - 16 g/100 ml (pria 13,5 - 18 g/100 ml).

Anemia, atau kekurangan sel darah merah, seperti dialami Lastria memang cukup banyak terjadi di kalangan remaja putri. Kebanyakan karena mereka kurang mengindahkan faktor makanan sehari-hari yang bergizi atau takut badannya menjadi gemuk. Akibatnya, asupan gizi tidak sebanding dengan energi yang harus mereka keluarkan untuk melakukan berbagai aktivitasnya, alias tekor. Belum lagi setiap bulan mereka mengalami haid.

Kurang oksigen

Sumsum tulang belakang merupakan "pabrik" butir darah merah atau eritrosit. Tugas darah adalah membagi-bagi oksigen dari paru-paru ke jaringan-jaringan tubuh. Pembentukan sel darah merah sangat tergantung pada hormon alami yang disebut eritroprotein (yang dibuat dan dikeluarkan oleh ginjal). Jumlah sel darah merah seseorang dapat diukur atau diperkirakan berdasarkan hematokrit atau hemoglobinnya.

Orang yang menderita anemia berarti tidak mempunyai cukup oksigen dalam darahnya. Padahal oksigen diperlukan untuk membakar makanan guna menghasilkan energi. Ini menimbulkan gejala rasa lesu, sesak napas, dan jantung berdebar.

Saat jumlah butir darah merah dalam tubuh kurang, tubuh berusaha mengimbanginya dengan menekan kerja jantung. Ketika jantung kita berdebar lebih keras, berarti lebih banyak darah dan oksigen terpacu keluar. Sementara itu paru-paru pun akan bekerja keras agar oksigen yang diperoleh lebih banyak. Akibatnya, sebagian pembuluh darah akan melebar agar darah yang mengandung oksigen masuk ke dalam jaringan tubuh. Sebagian pembuluh darah lain malah mengecil agar mampu mempertahankan oksigen.

Redistribusi darah yang demikian itu menyebabkan kita tampak pucat dan kulit terasa lebih dingin kalau diraba. Bila aktivitas tubuh kita makin bertambah, maka tubuh pun semakin memerlukan tambahan oksigen. Di sini kekurangan darah merah akan menyebabkan kita terasa lesu, lemas, dan mudah capek.

Sementara itu pertumbuhan fisik kaum remaja sangat dipengaruhi oleh perubahan hormonal, kognitif, serta emosi sehingga pada masa ini dibutuhkan makanan dengan zat-zat gizi yang cukup alias optimal agar pembentukan butir darah merahnya pun cukup. Bila konsumsi makanan tidak mencukupi, sehingga gizi yang dibutuhkan pun kurang, tentu saja kebugaran akan terganggu. Apalagi energi yang dikeluarkan cukup banyak.

Para remaja masa kini kebanyakan lebih tergiur pada makanan yang lagi ngetren, yang celakanya sebagian besar hanya mengandung kadar lemak yang tinggi, sehingga tidak mengacu pada pola makan yang mencukupi asupan zat gizi optimal.

Penyakit ganas

Yang terjadi pada Lastria merupakan anemia yang bersifat umum. Artinya, setelah ia mampu mengatur asupan gizi yang baik, istirahat cukup, ditambah konsumsi obat-obatan penambah darah biasanya akan tertanggulangi. Kecuali kalau timbul hal-hal yang mencurigakan, seperti terjadi perdarahan sewaktu haid atau komplikasi penyakit lain. Anemia seperti itu tidak perlu mendapat transfusi darah. Transfusi baru diperlukan bila kadar Hb berada di bawah 8 g/100ml.

Memang ada jenis anemia yang disebabkan oleh faktor lain misalnya kelainan bawaan seperti thalasemia (kurang cepatnya pembuatan satu rantai/unsur pembentuk hemoglobin), megaloblastik(sel darah merah terlalu besar dan muda), komplikasi penyakit ganas seperti leukemia dan infeksi HIV/AIDS, pencandu narkoba, peminum, penderita perdarahan berkepanjangan, infeksi sumsum tulang belakang, atau pengaruh obat-obatan keras seperti obat stestotika (kemoterapi pada kanker), AZT (zidovudine), penisilin, amphotericin, dan lainnya.

Bisa juga anemia terjadi akibat kekurangan vitamin seperti vitamin B12, vitamin A, vitamin B6, vitamin E, atau kekurangan zat besi.

Perhatikan asupan makanan

Memasuki dunia kampus memang sering dirasakan berat bagi para remaja. Pola hidup mereka berubah dari yang semula serba teratur menjadi kurang teratur. Sehingga acap kali mereka kurang mementingkan asupan makanan yang diperlukan serta kurang istirahat. Terlambat makan atau kurang tidur untuk satu dua kali tidak membawa masalah, tapi kalau sering, bisa menurunkan kebugarannya. Apalagi kalau setiap kali makanan yang dikonsumsi tidak memenuhi syarat gizi yang cukup.

Saran pakar gizi dr. Elvina Karyadi, M.Sc., untuk menjadi bugar hendaknya para remaja mengikuti pola sebagai berikut:

  • Makan makanan utama secara teratur. Kebutuhan energi tergantung pada tingkat pertumbuhan seseorang: tingkat kematangan fisik, komposisi tubuh, serta aktivitas. Seorang remaja nonaktif membutuhkan kurang dari 2.000 kalori/hari untuk mempertahankan berat badan dan kebugaran. Tentu saja mereka yang aktif lebih dari itu. Bagi remaja pria yang biasanya lebih aktif, khususnya para olahragawan, kalori yang dibutuhkan bisa sampai 4.000 kalori/hari. Selain energi, remaja juga perlu mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung protein (nabati dan hewani).
  • Pilihlah makanan cemilan yang mengandung zat gizi seimbang. Singkong goreng atau tempe goreng lebih baik daripada ciki-cikian.
  • Ingat, banyak cemilan hanya mengandung kadar kalori, lemak, kolesterol, serta gula yang tinggi. Jagalah berat badan dalam batas normal. Menurunkan badan hendaknya dilakukan secara bertahap, tidak drastis. Jagalah berat badan tetap seimbang dari waktu ke waktu.
  • Biasakanlah makan pagi sebelum berangkat kuliah. Paling tidak segelas susu ditambah sebutir telur rebus. Makan pagi akan meningkatkan konsentrasi belajar dan memudahkan penyerapan materi pelajaran.
  • Makanan hendaknya mengandung aneka ragam kandungan zat: zat tenaga (karbohidrat), zat pembangun (protein), dan zat pengatur (vitamin dan mineral). Jangan lupa melengkapinya dengan sayuran dan buah-buahan.
  • Selain bergizi lengkap dan seimbang, makanan hendaknya yang aman dikonsumsi (bebas kuman, bahan kimia yang berbahaya, serta tidak bertentangan dengan keyakinan atau kepercayaan yang dianut).
  • Makan makanan sumber zat besi dari bahan makanan hewani, kacang-kacangan, sayuran hijau, dll. Khususnya para remaja putri yang setiap bulan mengalami haid, perlu asupan zat besi yang cukup.
  • Jangan terlalu mudah termakan bujuk rayu iklan dalam memilih makanan.
  • Minumlah air putih yang bersih dan aman sekurang-kurangnya 2 l atau delapan gelas sehari.
  • Membiasakan membaca label makanan yang dikemas. Perhatikan tanggal kedaluwarsa dan bahan yang terkandung di dalamnya.
  • Menghindari minuman beralkohol, obat-obatan terlarang, dan rokok.
  • Melakukan olahraga secukupnya.
  • Istirahat dan tidur cukup terutama sehabis melakukan kegiatan yang cukup berat.

Perlu diketahui bahwa peran vitamin sangat besar bagi kebugaran. Anemia karena kekurangan zat besi, menurut dr. Elvina, dapat pula menyebabkan rendahnya sistem pertahanan tubuh terhadap serangan penyakit. Penelitian menunjukkan bahwa para remaja dengan kadar Hb lebih rendah dari 10 g/100ml, kadar sel darah putihnya (untuk melawan bakteri) pun rendah.

Kadar seng (zinc) juga tidak kalah penting untuk menunjang proses kematangan seksual remaja. Pertumbuhan fisik dan kematangan seksual pada remaja yang kekurangan seng akan terhambat. Mineral ini banyak terdapat pada saging sapi, ayam, telur, roti, susu serta olahannya, dan biji-bijian.

Selanjutnya, vitamin D perlu untuk pertumbuhan tulang, vitamin A, C, dan E untuk proses struktur serta fungsi jaringan baru. Kekurangan berat vitamin A dapat menyebabkan ketidaksuburan serta terganggunya haid.

Hendaknya orang tua selalu mengingatkan putra-putrinya untuk memilih menu makanan yang seimbang. Tidur sampai larut malam karena harus nglembur belajar tidak menjadi soal, asalkan asupan makanan cukup untuk menunjang energi yang dikeluarkan. Remaja yang sehat akan membentuk manusia dewasa yang sehat pula!

101 Seluk Beluk Muntah

Diposkan oleh Oxy Drinking Water 0 komentar

JIKA si kecil muntah, tentu Moms jadi khawatir, ya? Berbagai pertanyaan pun hinggap di benak Moms. Anakku salah makan, kekenyangan, atau pertanda penyakit?
Simak penjelasan dr. Rahmadi Lam, SpA dari Rumah Sakit Royal Taruma, Jakarta mengenai seluk beluk muntah.

Dua penyebab

Rupanya, ada dua kategori besar penyebab muntah. Pertama, muntah organik. Kedua, muntah non-organik. “Muntah organik disebabkan karena adanya suatu kelainan pada sistem organ tubuh. Sedangkan muntah yang bersifat non-organik tanpa adanya kelainan di organ tubuh, contohnya karena kekenyangan atau psikogenik (psikologi),” ujar Dokter ramah ini.

Nah, muntah pada bayi dapat diindikasikan karena adanya suatu penyakit di dalam tubuh bayi. “Hampir sebagian besar kasus muntah yang datang ke poliklinik rawat jalan adalah muntah organik atau adanya sebuah penyakit. Hanya sebagian kecil muntah yang non-organik,” tambah dr. Rahmadi.

Kenali bentuk, warna dan isi muntah

“Dalam literatur, muntah juga dapat dilihat dari sifat muntah tersebut yaitu muntah yang proyektil (menyemprot) atau non-proyektil (tidak menyemprot). Dan ada juga literatur yang melihat muntah berdasarkan karakteristik warna isi muntah, apakah berwarna hijau (bilus) atau tidak (non-bilus),” jelas dr. Rahmadi, SpA.
Nah, ternyata isi muntah yang telah keluar serta sifat muntah yang menyemprot atau tidak, dapat menggambarkan sebagian besar penyebab dari penyakit yang diderita. Berikut beberapa warna muntah dengan indikasinya:

* Warna merah kehitaman. Bisa diduga muntah berasal dari lambung yang mengalami iritasi dan mengeluarkan darah. Darah yang bercampur dengan asam lambung akan membuat warna menjadi merah kehitaman.

* Warna merah segar. Mengindikasikan adanya luka pada daerah lambung ke atas misalnya esofagus, mulut atau hidung.

* Warna hijau. Mengindikasikan adanya kegawatdaruratan medik. Jika muntah berwarna hijau terjadi, Moms harus segera membawa bayinya ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Itu adalah suatu tanda bahwa muntah tersebut diakibatkan oleh adanya obstruksi (penyumbatan) di saluran pencernaan. Tentu hal ini harus jadi perhatian. “Segeralah membawa bayi ke rumah sakit atau ke dokter anak untuk dilakukan pemeriksaan seksama,” tegas dr. Rahmadi.

Muntah akibat kekenyangan

Bayi muntah karena kekenyangan makanan atau susu bisa saja terjadi. Pasalnya, lambung bayi itu kecil. Nah, kini Moms tak perlu bingung membedakan muntah akibat kekenyangan atau karena suatu penyakit.

“Muntah karena kekenyangan umumnya terjadi pada bayi yang awalnya memang sehat, baru terjadi muntah setelah minum susu secara berlebihan serta sifatnya tidak menyemprot dan tidak berwarna hijau. Sedangkan muntah yang disebabkan oleh penyakit didasari oleh adanya penyakit pada bayi, sebagai contoh adanya demam, batuk, diare, perut kembung serta bayinya rewel,” jelas dr. Rahmadi.

Namun demikian, bila Moms merasa tidak yakin, hendaknya semua muntah harus diwaspadai dan dicurigai sebagai muntah yang didasari oleh adanya penyakit. “Karena hampir sebagian muntah terjadi karena adanya kelainan organik, maka kita semua harus mencurigai itu sampai dibuktikan melalui pemeriksaan oleh dokter,” papar dr. Rahmadi lagi.

Dampak muntah

Muntah dapat terjadi pada siapa pun. Namun jika terjadi cukup sering pada bayi, bisa menyebabkan kehilangan cairan, elektrolit dan nutrient yang cukup signifikan yang pada akhirnya dapat menyebabkan dehidrasi dan terganggunya pertumbuhan si kecil.

Tip cegah bayi muntah

* Tidak memberikan susu pada bayi ketika ia menangis. Tenangkan dulu si kecil agar tidak tersedak dan muntah.

* Ketika minum ASI hendaknya Moms melakukannya dalam suasana yang nyaman dan tenang.

* Selesai makan atau minum susu, bayi harus dibantu bersendawa. Caranya, topang tubuh bayi dengan tangan kiri Moms berada di kepalanya dan tangan kanan di punggung bayi. Lalu sandarkan tegak di pundak atau dada Moms. Kemudian lakukan tepukan ringan pada punggung bayi selama lima sampai sepuluh menit hingga bayi bersendawa.

* Jangan mengayun-ayun bayi setelah ia makan atau minum susu.

Saat bayi muntah, Moms harus...

* Bila bayi sedang dalam posisi berbaring, segera secepat mungkin mengangkat bayi dan letakkan pada pundak kemudian lakukan usapan atau tepukan ringan pada punggung bayi. Cara ini membantu untuk menghindari risiko bayi tersedak oleh susu yang keluar melalui mulut.

* Cara sederhana lainnya adalah dengan memiringkan tubuh bayi ke samping kiri atau kanan sambil mengusap-usap punggung bayi sampai muntah berhenti.

* Segera bersihkan sisa muntah di mulut si kecil dengan lap basah atau kering.
OkeZone - Mom And Kiddie

Bayi Lahir Kekurangan Oksigen

Diposkan oleh Oxy Drinking Water 20100510 0 komentar

KARENA menderita Diabetes mellitus, anak yang dilahirkan Anis (26) berbobot sangat besar sehingga mengalami kesulitan di jalan lahir. Menurut dokter, karena hal itu, bayinya bisa mengalami kekurangan oksigen yang bisa berakibat fatal seperti epilepsi, autisme, dan cerebral palsy (cedera otak).
Anak yang ketika bayi mengalami kekurangan oksigen dalam masa pertumbuhannya konon akan mengalami kesulitan belajar, sulit berkonsentrasi, masalah keseimbangan dan koordinasi tubuh. Sesungguhnya apa saja sih penyebab dan tanda-tanda bayi lahir kekurangan oksigen?

Lahir kekurangan oksigen (hipoksia janin)

Penurunan kadar oksigen bayi dalam darah disebut hipoksia perinatal atau janin. “Hipoksia janin juga dapat menyebabkan asfiksia neonatorum, keadaan dimana bayi tidak dapat segera bernafas secara spontan dan teratur setelah lahir. Hal ini disebabkan oleh hipoksia janin dalam uterus dan hipoksia ini berhubungan dengan faktor-faktor yang timbul dalam kehamilan dan persalinan,” jelas dr. Mulya Rahma Karyanti, SpA dari RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo.

Faktor penyebab

Berikut ini adalah beberapa penyebab seorang bayi dilahirkan kekurangan oksigen:

1. Gangguan sirkulasi menuju janin

a. Gangguan tali pusat

* Lilitan tali pusat
Tali pusat bisa terpelintir atau tertekan selama masa persalinan yang berhubungan dengan posisi bayi. Tali pusat ini sangat penting karena janin bisa menerima semua nutrisi lewat ini, utamanya yang paling penting adalah oksigen. Jika tali pusat bengkok atau mampat selama persalinan maka bayi dalam posisi yang berbahaya.

* Simpul tali pusat
Ini biasa terjadi ketika bayi hendak dalam posisi turun. Gerakannya ketika turun terkadang membuat tali pusatnya melilit di leher. Pemantauan selama melahirkan harus cermat karena jika leher bayi terlilit tali pusat akan sulit mendapat pasokan oksigen.

* Posisi bayi saat keluar lahir
Jika proses kelahiran sulit maka si bayi kadang terjebak di jalur keluar saat akan keluar. Paramedis harus bergerak cepat agar bayi tidak terlalu lama di jalur keluar karena bayi akan kekurangan oksigen.

*Ketuban telah pecah jauh sebelum terjadinya proses persalinan
Kehamilan lewat waktu yang menyebabkan ketidak sanggupan plasenta untuk memberikan nutrisi dan pertukaran karbondioksida dengan oksigen, sehingga mempunyai risiko hipoksia bahkan asfiksia hingga kematian dalam rahim.

b. Pengaruh obat-obatan

Akibat pengobatan yang diberikan saat persalinan, seperti atropine, skopolamin, diazepam, fenobarbital, magnesium dan analgesic narkotik.

2. Faktor ibu

* Tidak adanya kontraksi persalinan
Secara klinis, yang normal adalah minimal terjadi 3 kali kontraksi dalam sepuluh menit, biasanya durasinya selama 40-60 detik dan sifatnya kuat.

* Penyakit yang diderita ibu
Beberapa penyakit sistemik yang memungkinkan menyebabkan kesulitan dalam proses persalinan, diantaranya:

- Gagal jantung
“Pada penderita gagal jantung yang berat, bisa diberikan obat bius epidural untuk mematikan rasa pada korda spinalis bagian bawah dan agar penderita tidak perlu mengejan selama proses persalinan berlangsung. Mengejan menyebabkan terganggunya penyerapan oksigen melalui paru-paru ibu sehingga jumlah oksigen yang sampai ke janin berkurang,” tutur dr. Karyanti.

- Hipertensi
”Pada wanita penderita hipertensi berat lebih sering terjadi abrupsio plasenta (pelepasan plasenta sebelum waktunya), menyebabkan terputusnya pasokan oksigen dan zat gizi kepada janin sehingga janin bisa saja meninggal. Bahkan meskipun tidak terjadi abrupsio plasenta, hipertensi bisa menyebabkan berkurangnya pasokan oksigen dalam darah ke janin sehingga pertumbuhan janin menjadi lambat,” jelasnya lagi.

- Diabetes mellitus
Bayi yang dilahirkan oleh penderita diabetes biasanya sangat besar meskipun selama hamil kadar gula darah ibunya normal. Operasi cesar juga dilakukan jika bayinya terlalu besar sehingga tidak dapat melewati jalan lahir atau mempersulit persalinan. “Bayi yang lahir dari penderita diabetes memiliki risiko menderita gangguan pernafasan, kadar gula darah dan kalsium yang rendah, sakit kuning dan jumlah sel darah merah yang meningkat. Namun kelainan ini bersifat sementara dan bisa diobati,” ungkap dr. Karyanti.

Tanda-tanda bayi kekurangan oksigen Berikut ini adalah tanda-tanda yang dapat diamati, diantaranya adalah:

* Bradikardia, yakni denyut jantung janin kurang dari 120 denyut per menit. Takikardia, yaitu akselerasi denyut jantung janin yang memanjang (>160).

* Variabilitas denyut jantung dasar yang menurun, yang berarti timbulnya depresi sistem syaraf otonom janin yang disebabkan oleh berbagai pengobatan yang diberikan pada Moms saat proses persalinan. Pola deselerasi (penurunan kecepatan nafas) yang berlanjut menunjukkan adanya hipoksia janin.

* Mengalami apnea atau napas berhenti dalam beberapa waktu dan sulit bangun dari tidurnya.

* Skor Apgar yang rendah, berkisar 0 - 3.

* Kejang pada 24 - 48 jam pertama setelah dilahirkan.

* Bila hipoksia menetap, glikolisis (pemecahan glukosa) anaerob menghasilkan asam laktat hingga menyebabkan pH janin menurun. Bayi memiliki pH yang rendah, menunjukkan asam terlalu banyak dalam tali pusat yang disebabkan oleh kurangnya asupan oksigen. Darah janin diindikasikan normal bilamana pH kulit kepala > 7.25 dan pH kulit kepala yang kurang dari 7.20 menandakan adanya hipoksia janin.
OkeZone - Moms And Kiddie

A Smile

Diposkan oleh Oxy Drinking Water 20100509 0 komentar



It cost nothing, but creates much

It enriches those who receive, without impoverishing those who give.


It happens in a flash and the memory of it and none so poor but are richer for its benefits.


It creates happiness in the home, fasters good will in a business, and is the countersign of friends.


It is rest to the weary, daylight to the discouraged, sunshine to the sad, and nature's best antidote for trouble.


Yet it cannot be bought, begged, borrowed, or stolen, for it is something that is no earthly good to anybody till it is given away !


If someone is too tired to give you a smile, leave one of yours.

For, nobody needs a smile so much as those who have none to give.


~ Unknown

Hati-hati, Polusi Bikin Anak Rentan Alergi

Diposkan oleh Oxy Drinking Water 20100506 0 komentar

VIVAnews Petti Lubis - Rumah Anda berdekatan dengan jalan raya? Hati-hati, penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine edisi Juni lalu mengatakan bahwa risiko anak-anak terkena alergi meningkat hingga 50 persen akibat polusi lalu lintas.


Peneliti memeriksa kadar kontak terhadap polusi lalu lintas pada hampir 6.000 anak, yang berusia 4 dan 6 tahun, berdasarkan jarak antara rumah dengan jalan raya pada waktu berbeda selama masa kehidupan mereka. Pengamatan yang dilakukan pada anak-anak itu meliputi asma, sesak napas, bersin-bersin, eskema dan alergi makanan.

Makin dekat anak-anak tumbuh dan berkembang di lingkungan dekat jalan raya risikonya pun semakin tinggi.

“Anak-anak yang tinggal sangat dekat dengan jalan raya kemungkinan tidak hanya terkena sejumlah besar partikel debu dan gas, namun juga radiasi aerosol yang dipancarkan mungkin lebih beracun,” kata Joachim Heinrich, peneliti dari German Research Center for Environment and Health di Institute of Epidemiology di Munich.

Dalam studi sebelumnya, polusi dan alergi sudah di-nyatakan saling berkaitan, namun keterkaitan tersebut sering dihubungkan dengan faktor sosial ekonomi, bukannya jarak dengan jalan raya.

“Secara konsisten kami menemukan keterkaitan yang kuat antara jarak ke jalan raya terdekat dan akibat penyakit alergi,” tulis Heinrich. “Anak-anak yang tinggalnya hanya berjarak 50 meter dari jalan ramai memiliki resiko kemungkinan tertinggi mengalami gejala alergi, dibanding mereka yang tinggal lebih jauh.”




Polusi Udara Ganggu Perkembangan Janin

Diposkan oleh Oxy Drinking Water 20100505 0 komentar

JAKARTA, KOMPAS.com — Paparan polusi udara dari kendaraan bermotor bisa mengganggu pertumbuhan janin dan mengakibatkan berat badan lahir rendah. Para ibu hamil dianjurkan menghindari paparan polusi itu.

”Jika ibu hamil menderita penyakit terkait polusi udara, itu memengaruhi suplai makanan pada bayi,” kata dr Rinawati Rohsiswatmo dari Divisi Neonatal Departemen Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada pertengahan pekan ini di Jakarta.

Rina menjelaskan, masalah berat badan lahir rendah berdampak buruk pada kesehatan bayi. Salah satunya, bayi berisiko mengalami serangan akut seperti hipertermia dan tidak bisa bernapas normal. Dalam jangka panjang, hal itu bisa menghambat perkembangan otak.

Di Indonesia, 15-17 persen total jumlah bayi lahir dengan berat badan rendah, yaitu 2,5 kilogram atau kurang. ”Penyebab langsung di Indonesia adalah suplai makanan ke bayi kurang karena ibu sakit atau pembuluh darahnya terganggu saat hamil dan ada kelainan pada janin,” ujarnya.

Hasil studi di AS yang dipublikasikan dalam Jurnal Epidemiologi dan Kesehatan Komunitas sebagaimana dikutip situs BBC menyebutkan, tingginya paparan polusi dari asap kendaraan bermotor pada ibu pada awal dan akhir kehamilan bisa menyebabkan janin tidak tumbuh baik sehingga bayi lahir dengan berat badan rendah.

Studi itu melibatkan 336.000 bayi baru lahir sebagai subyek penelitian di New Jersey tahun 1999-2003. Para peneliti dari University of Medicine and Dentistry di New Jersey memakai informasi akta kelahiran dan data rumah sakit. Mereka merekam data para ibu hamil, termasuk etnik, status pernikahan, pendidikan, perokok atau bukan, dan tempat tinggal saat bayi lahir.

Para ilmuwan juga mengambil data Badan Perlindungan Lingkungan AS tentang polusi udara dari titik pemantauan dengan radius 10 km di seluruh penjuru New Jersey. Data itu untuk memantau paparan polusi udara terhadap para ibu pada trimester pertama kehamilan, dari rumah ke tempat kerja.

Hasil studi itu menunjukkan, dibandingkan dengan ibu yang memiliki bayi berbobot tubuh lahir normal, para ibu yang melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah dan sangat rendah ternyata berusia lebih muda, tingkat pendidikan rendah, etnik Afrika-Amerika, perokok, miskin, dan orang tua tunggal.

Ada dua jenis polusi kendaraan bermotor yang berdampak pada pertumbuhan janin, yaitu partikel hitam dan nitrogen dioksida. Dua jenis polusi itu bisa masuk paru-paru dan mengganggu fungsi organ itu. (EVY)

Learn

Diposkan oleh Oxy Drinking Water 0 komentar


Study while others are sleeping;work while others are loafing;
prepare while others are playing;
and dream while others are wishing.

Four steps to achievement:
plan purposefully,
prepare prayerfully,
proceed positively,
pursue persistently.

Nothing limits achievement like small thinking;
nothing expands possibilities like
unleashed imagination.

~ William Arthur Ward



Learn from yesterday, live for today, hope for tomorrow. The important thing is not to stop questioning.

Belajar dari hari kemarin, hidup untuk hari ini, berharap untuk hari esok. Yang paling penting adalah tidak berhenti untuk bertanya.


~ Albert Einstein

Telepon Genggam Vs Kesehatan

Diposkan oleh Oxy Drinking Water 0 komentar

Oleh : Ester Lince Napitupulu


Penggunaan telepon genggam di dunia terus meluas. Menurut International Telecommunication Union, pemakai telepon genggam tahun ini diperkirakan mencapai lima miliar. Manusia semakin sulit lepas dari genggaman telepon genggam di kesehariannya.

Kenyataan ini memicu kekhawatiran akan dampak jangka panjang radiasi akibat penggunaan telepon genggam terhadap kesehatan. Dugaan dampak radiasi telepon genggam terhadap kesehatan ini dimunculkan banyak peneliti dari sejumlah negara. Penelitian yang luas dilakukan menyebutkan, penyakit yang diduga berkaitan dengan penggunaan telepon genggam antara lain kanker, terutama kanker otak, serta penyakit yang berhubungan dengan saraf, tumor mata, hingga alzheimer.

Namun, penelitian seputar dampak penggunaan telepon genggam terhadap kesehatan, terutama peningkatan angka kejadian kanker, masih pro-kontra. Kesimpulan akan dampak radiasi gelombang mikro dari telepon genggam itu dinilai sumir karena teknologi telepon genggam ke depan masih terus berkembang.

Studi lainnya adalah kaitan antara penggunaan telepon genggam dan peningkatan kasus kecelakaan bermotor. Penggunaan telepon genggam saat menyetir dapat mengganggu konsentrasi yang mengakibatkan mudahnya terjadi kecelakaan yang merenggut jiwa.

Penelitian itu kemudian didukung dengan pelarangan penggunaan telepon genggam di jalan raya. Di Indonesia, pelarangan juga sudah diberlakukan meskipun pada kenyataannya tanpa pengawasan yang ketat.

Tetapi dalam kaitan kesehatan, seperti tumor otak, kanker kulit, atau penyakit-penyakit yang berkaitan dengan saraf masih belum ada titik temu meskipun dampak kesehatan itu dilihat dari penggunaan telepon genggam yang memperhitungkan lamanya seseorang menggunakan telepon genggam.

Di tengah upaya untuk memecahkan misteri dampak penggunaan telepon genggam dengan kesehatan jangka panjang, peneliti Inggris meluncurkan program penelitian terbesar di dunia pada akhir April lalu. Penelitian yang memakan waktu 20-30 tahun ke depan itu diyakini bisa jadi studi yang semakin obyektif untuk menganalisis dampak penggunaan telepon genggam pada kesehatan penggunanya akibat radiasi.

Studi terbesar di dunia tentang keamanan penggunaan telepon genggam itu bakal merekrut 250.000 pengguna telepon genggam di lima negara di Eropa. Pengguna yang diteliti dari Inggris, Finlandia, Denmark, Swedia, dan Belanda.

Prof Lawrie Challis, anggota peneliti, mengatakan, studi ini penting. ”Kami belum bisa mengatakan dengan pasti bahwa telepon genggam memicu kanker. Bukti-bukti yang ada belum kuat,” kata Challis.

Dalam silang pendapat di antara ilmuwan tersebut, dari sekarang perlu diambil langkah untuk memonitor pengaruh telepon genggam pada kesehatan. Hasilnya akan dinilai obyektif karena pengguna yang dipantau jumlahnya besar dan diamati dalam jangka waktu lama.

Mireille Toledano dari Imperial College London menjelaskan, studi ini bukan cuma diarahkan untuk kanker otak. Sebab, penggunaan telepon genggam amat beragam termasuk berselancar di situs internet, yang berarti telepon tidak selalu di kepala.

Yang akan dilihat juga adalah kaitannya pada masalah kesehatan yang lebih luas, termasuk bentuk lain dari kanker, seperti kanker kulit, dan penyakit otak lainnya, seperti penyakit neurodegenerative.

Dalam kaitan penelitian ini, yang dimasalahkan adalah biasanya tergantung pada berapa banyak penggunaan telepon genggam. Penggunaan telepon genggam akan dicatat detail.

Peneliti juga akan memonitor WIFI, telepon tanpa kabel dan penggunaan monitor bayi oleh peserta sebaik dengan penggunaan teknologi yang bergerak, untuk mendapatkan gambaran yang lengkap tentang terpaan pada semua radiasi tipe elektromagnetik.

Beberapa penelitian

Sejumlah penelitian yang berlangsung antara lain tentang pengaruh penggunaan telepon genggam pada tumor otak, yang dilakukan selama empat tahun oleh Universitas Leeds, Nottingham, dan Universitas Manchester and Institute of Cancer Research, London. Tahun 2006, peneliti Inggris mengatakan, tidak ada kaitan antara penggunaan telepon genggam dan meningkatnya angka kejadian tumor otak glioma yang biasa terjadi di otak atau tulang belakang.

Andreas Stang dari Martin Luther University of Halle Wittenberg di Jerman dan koleganya melakukan percobaan menguji hubungan antara penggunaan telepon genggam dan risiko uveal melanoma pada 459 pasien dan 1.194 pengontrol.

Mereka dikelompokkan menurut jumlah penggunaan waktu menelepon, tidak pernah menggunakan, pengguna sporadis, dan pengguna reguler. Tidak ada data signifikan antara penggunaan telepon sampai 10 tahun. ”Kami mengamati tidak ada peningkatan angka kejadian uveal melanoma di antara pengguna telepon genggam atau peralatan radio di Jerman, di mana teknologi telepon digital dikenalkan awal 1990-an,” katanya.

Peneliti lain menemukan ada banyak anak muda yang mengeluhkan sakit di ibu jari, leher, dan tangan saat mengetik pesan layanan pesan singkat (SMS). Studi itu dilakukan Sahlgrenska Academy, University of Gothenburg, Swedia. Untuk mengatasi, perlu dilihat penyebabnya seberapa sering pengguna memakai keypad telepon yang kecil. Juga perlu diperhatikan postur tubuh dan jangan mengetik dengan satu ibu jari.

Bagi mereka yang gemar ber-SMS dalam waktu lama, disarankan jangan duduk dengan posisi sama dalam waktu lama. Perlu juga meregangkan jemari dan menggunakan dua ibu jari.

Memang belum ditemukan bukti kuat pengaruh kesehatan pada pengguna telepon genggam anak-anak dan orang dewasa. Para ahli menyarankan penggunaan telepon genggam untuk anak-anak mesti dibatasi. Anak-anak dalam pandangan sejumlah peneliti mudah diserang radiasi microwave karena saraf-saraf mereka masih berkembang, sementara tengkorak mereka masih tipis dibandingkan dengan orang dewasa.

Radiasi yang ditransmisikan telepon genggam bukan radiasi sinar-X, tetapi radiasi microwave. Sebagian ilmuwan khawatir akibat radiasi itu bisa menghancurkan sel-sel otak karena telepon dipakai dekat ke kepala.

Dari studi oleh Pusat Studi Pendidikan Universitas Sheffield Hallam, Inggris, ditemukan 90 persen anak di bawah usia 16 tahun memiliki telepon genggam pribadi dan satu dari 10 menghabiskan waktu lebih dari 45 menit memakainya. Penggunaan SMS di kalangan anak-anak juga tinggi.

Dalam situasi tak pasti disarankan setiap orang berupaya meminimalkan terpaan radiasi dari telepon genggam.

Penggunaan telepon genggam sebisa mungkin jangan sampai membuat ketergantungan yang berlebihan karena bisa memicu stres yang suatu saat juga bisa juga memicu kanker. Disarankan penggunaan hands free saat bercakap-cakap guna meminimalkan radiasi ke otak.

Sumber : Kompas.com

AIR SEHAT

Diposkan oleh Oxy Drinking Water 0 komentar


Poin penting yang harus selalu diingat:

  • Secara fisik, air yang sehat adalah yang jernih, tidak berbau, dan tidak berasa.
  • Secara kimia, air sehat memiliki kadar pH-nya netral dan kandungan mineral-mineralnya terbatas.
  • Secara mikrobiologi, air sehat tidak mengandung E coli dan salmonela.

Tubuh Harus Dipasok Air Sehat

Air adalah zat yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Dengan terpenuhinya kebutuhan ini, maka seluruh proses metabolisme dalam tubuh manusia bisa berlangsung dengan lancar.

Sebaliknya, jika kekurangan air, maka proses metabolisme terganggu. Akibatnya bisa terjadi dehidrasi, yang pada tahapan lebih lanjut bisa menimbulkan kematian.
Menurut ahli gizi dan makanan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Nuri Andarwulan PhD, komposisi tubuh manusia sebagian besar adalah air (cairan), yaitu sekitar 60 hingga 70 persen. Karena itu, air memegang peranan yang sangat penting dan tidak tergantikan.

Ia melanjutkan, air adalah esensial dan tidak bisa disintesakan. Ini berbeda dengan senyawa lain, seperti karbohidrat, lemak, dan protein. ''Lemak bisa disintesakan dari karbohidrat. Protein dan karbohidrat juga sama. Tapi, air tidak bisa disintesakan. Ia harus diperoleh dari luar tubuh,'' ungkapnya.

Begitu pentingnya kebutuhan air, kata Nuri, tubuh harus memperoleh dosis yang cukup setiap hari. Jumlah ideal yang harus dikonsumsi adalah dua liter per hari yang merupakan jumlah total cairan yang masuk ke dalam tubuh.
''Orang sering salah mempersepsikan hal ini. Yang disebut dua liter kadang disamakan dengan delapan gelas air minum. Padahal itu adalah total cairan yang harus masuk ke dalam tubuh. Dan itu tidak harus dari air minum. Makan buah semangka juga bisa mencukupi kebutuhan karena mengandung banyak air,'' kata Nuri.

Dehidrasi
Jika kekurangan cairan, tutur Nuri, tubuh akan terkena dehidrasi. Tingkatnya bisa ringan sampai berat. Dehidrasi yang berat bisa menimbulkan kematian.

Sel tubuh manusia, lanjutnya, berisi air. Kalau kekurangan air, maka sel akan kehilangan komponen intinya. ''Ini akan menganggu metabolisme. Dan ini berbahaya karena bisa menimbulkan kematian,'' jelasnya.

Dehidrasi, masih kata Nuri, bisa terjadi karena penyakit diare. Penyakit ini disebabkan oleh mikroba dalam makanan yang masuk ke dalam tubuh. Artinya, dalam tubuh terdapat racun. Kondisi ini menyebabkan air diserap dalam jumlah yang banyak ke dalam usus lalu dikeluarkan. Sehingga pada penderita diare, banyak cairan tubuh yang terbuang atau dikeluarkan.

Karena itu, penderita diare harus diberi minum dalam jumlah yang banyak untuk mengganti cairan tubuhnya yang hilang. ''Bahkan kalau perlu air minumnya diberi tambahan mineral. Yang banyak dikenal adalah oralit,'' ungkap Nuri.

Dehidrasi juga bisa terjadi pada mereka yang melakukan olahraga berat sehingga banyak mengeluarkan keringat yang merupakan hasil metabolisme dalam tubuh untuk menghasilkan energi. Jika banyak mengeluarkan keringat, berarti banyak cairan tubuh yang keluar. Karenanya, orang yang berolahraga berat juga harus memperbanyak minum.

Selain kedua hal tersebut, dehidrasi juga bisa terjadi pada orang yang berada di daerah yang sangat kering, misalnya kawasan Timur Tengah. Karena itu, masyarakat di sana biasanya mengenakan tutup kepala ketika keluar dari rumah. Ini untuk mencegah penguapan cairan dari dalam tubuhnya.

''Orang yang bekerja di ruangan ber-AC juga harus banyak minum. Sebab AC menyedot cairan yang ada di sekitarnya. Karena itu, orang yang sering bekerja di ruangan AC biasanya kulitnya kering. Apalagi jika minumnya sedikit,'' paparnya.



Air sehat
Lebih lanjut Nuri menjelaskan, air yang harus diminum adalah air yang sehat. Ini bisa dilihat dari aspek fisik, kimia, dan mikrobiologi. Secara fisik, air yang sehat adalah yang jernih, tidak berbau, dan tidak berasa. ''Lebih detail lagi, air bisa diminum dengan berbagai syarat secara kimia dan mikrobiologi. Secara kimia, air sehat adalah yang kadar pH-nya netral dan kandungan mineral-mineral tertentu ada batasannya,'' sebut Nuri.

Sedangkan secara mikrobiologi, air yang sehat adalah yang tidak mengandung mikroba penyebab penyakit (patogen). Misalnya, bakteri E coli yang bisa menyebabkan diare dan salmonela yang bisa mengakibatkan tipus.
Kedua bakteri ini biasanya terdapat dalam kotoran atau tinja manusia. Dalam kondisi normal, air tidak mengandung dua bakteri tersebut. Jika ternyata mengandung itu, maka berarti telah tercemar oleh tinja manusia. ''Kalau sumber airnya benar, tidak akan tercemar oleh bakteri E coli dan salmonela,'' ujarnya.

Pengolahan air
Untuk mendapatkan air sehat perlu dilakukan serangkaian proses pengolahan (water treatment). Perusahaan Air Minum (PAM/PDAM) memiliki mekanisme sendiri untuk pengolahan air sehingga siap dimasak. Yaitu lewat proses sedimentasi dan filtrasi.

Di negara maju seperti Jepang, Singapura, Amerika dan Eropa, air yang keluar dari kran bisa langsung diminum karena sudah steril. ''Sedangkan di kita belum seperti itu. Prosesnya belum sampai pada tahapan siap minum namun baru siap masak,'' kata Nuri.

Sementara proses pengolahan air minum dalam kemasan (AMDK) lebih panjang lagi. Sterilisasinya menggunakan ozon dan ultra violet. Perusahaan AMDK memiliki standar internasional dalam pengolahan air minum. Dalam hal ini prinsip good manufacturing practice (GMP) dilakukan secara ketat.
Dengan demikian, semua jenis AMDK bisa diminum dengan aman. Sedangkan pada air isi ulang, setelah dilakukan pengujian sebenarnya aman. Hanya saja, yang bermasalah adalah botolnya.

''Kalau di perusahaan AMDK, pembersihan botol dilakukan dengan proses tertentu sehingga benar-benar bersih. Sedangkan pada air isi ulang, kita tidak tahu botolnya dibersihkan seperti apa. Jadi masalahnya ada pada botolnya dan bukan pada air isi ulangnya,'' kata Nuri menerangkan.
Menurut anggota pengurus harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Sudaryatmo, beberapa kasus pengaduan masyarakat terhadap AMDK pernah diterimanya.

Meski tidak banyak, pengaduan tersebut tetap perlu diperhatikan. Komplain konsumen biasanya pada kualitas AMDK yang tercemar. Ini biasanya terjadi karena kesalahan pada proses penyimpanan. ''Kalau ada cemaran berarti komposisinya telah berubah. Ini artinya air kemasan tersebut tidak layak untuk dikonsumsi,'' katanya.

Jika ada pengaduan seperti itu, pihaknya lalu mengumpulkan barang bukti. Selanjutnya produsennya dihadirkan untuk dimintai informasi seputar produknya yang tercemar.
Perusahaan itu lalu mengecek ke bagian arsip. ''Jika arsipnya baik, maka berarti cemaran terjadi pada proses penyimpanan dan distribusi,'' ujarnya.

Tips memilih Air Kemasan yang Aman
Tidak semua air minum dalam kemasan (AMDK) layak dikonsumsi. Bisa saja air tersebut tercemar zat-zat tertentu. Secara fisik, menurut anggota pengurus harian YLKI, Sudaryatmo, air minum kemasan yang tercemar terdapat semacam lendir di dalamnya. Jika hal itu ditemukan, maka berarti air minum kemasan tersebut tidak layak dikonsumsi.

Pencemaran, katanya, bisa dilihat secara fisik maupun kimiawi. ''Secara kimiawi, untuk mengetahui apakah air kemasan tercemar atau tidak, maka harus dilakukan pengujian laboratorium,'' ujarnya. Karena itu, lanjut Sudaryatmo, konsumen perlu bersikap hati-hati dalam memilih air minum dalam kemasan.

Inilah sejumlah tips yang diungkapkannya bila kita hendak memilih air minum kemasan yang aman dikonsumsi.

  1. Telitilah penampilan fisik air minum dalam kemasan, masih bagus atau tidak. Pastikan tidak ada semacam lendir di dalamnya. Sebab ini merupakan indikasi tercemar atau tidaknya sebuah produk air dalam kemasan.
  2. Pilihlah produk yang mencatumkan label ingredient. Sebab kita akan mengetahui kandungan-kandungan dalam air kemasan tersebut. Misalnya tentang kandungan mineral dan kadar pH-nya. Selama ini sangat sedikit perusahaan air minum dalam kemasan yang mencantumkan ingredient dalam produknya. Padahal ketentuan itu diwajibkan dalam UU Perlindungan Konsumen.
  3. Label tersebut akan sangat penting untuk mengetahui proses mineralisasi air kemasan tersebut. Apakah mineralnya berasal dari bahan baku atau karena diberi zat-zat mineral tertentu.

Peluang Usaha Air Oxy - Kesehatan Finansial Dan Kesehatan Tubuh Anda

Air OXY (Oxy Drinking Water ) adalah air minum yang telah diaktifkan dengan menggunakan sinar alpha melalui proses Molecular Resonance e-Magnetic Technology (MReT). Air minum yang mengandung ekstra oksigen murni tinggi serta air minum yang memiliki kandungan mineral An-Organik yang rendah. Tiga hal tersebut adalah kelebihan air OXY dibandingkan dengan air minum kemasan lainnya. Air Oxy memiliki nilai TDS (Total Dissolved Solids) 0 nol ppm.

Mencegah dan Menyembuhkan Penyakit. Aman bagi segala usia, tidak ada efek samping, serta mempercepat proses penyembuhan.

Sangat Membantu Untuk Yang Mempunyai Masalah Kesehatan seperti :

- Sakit Kepala/ Vertigo / Migrain - Diare - Bronchitis - Kencing Manis (Diabetes Melittus) Readmore .. - Kurang Darah - Mata Merah - Batu Ginjal - Lumpuh (Stroke) - Kegemukan (Obesitas) - Leukimia - Kelebihan Asam Urat - Radang Selaput Lendir - Sindrom Darah Kental - Penyumbatan Pembuluh Darah - Kanker Payudara - Disentri - Mabuk, pusing, gamang - Thalasemy - Kista - Impoten - Katarak - Cepat Letih - Asthma - Darah Tinggi - TBC Paru-paru - Rheumatik - Kolesterol - Radang Otak - Haid Tidak Teratur - Penyakit Saluran Kencing - Maag - Radang/ sakit persendian - Kanker Rahim - Sakit gigi dan sariawan - Gangguan jantung - Berbagai Alergi - Ambeien/ wasir - Thypus - Keputihan - Kelainan Darah - Demam Berdarah - Radang Amandel - Sembelit, dan lain-lain.

Aturan Minum

Minumlah pada saat perut kosong, karena penyerapan terjadi di usus halus dan manfaat untuk kesehatan akan dirasakan secara maksimal.

Untuk pencegahan : minum 1 botol pada malam hari sebelum tidur
Untuk pengobatan : minum 1 botol pada pagi hari dan 1 botol pada malam hari sebelum tidur

Diproses Dengan Teknologi Jerman, Activated water, ozone, oxygen.
BPOM.RI.MD No 254111001281 dan Halal MUI No 12120000050505
Hanya diproduksi dengan kemasan botol ukuran 388 ml. 1 Duz berisi 24 Botol.
Dengan Harga Konsumen Eceran Rp. 6000,-

Labels

Notification

Menerima Pemesanan Air Oxy untuk daerah Surabaya - Sidoarjo.

HARGA PABRIK >>> 107.500/dus

Alternatif Terapi Paling AMAN UNTUK SEGALA USIA dan TERBUKTI NYATA !

MINUM 1 BOTOL UNTUK JAGA KESEHATAN

ANDA SETIAP HARINYA !  

SANGAT PRAKTIS DIBAWA UNTUK ANDA YANG MEMPUNYAI JADWAL AKTIFITAS YANG SIBUK ! 

Pendaftaran cukup 125 ribu Anda sudah mendapatkan Alat Elektrolisa dan Hak Usaha Agen Air oxy dengan buku petunjuk dan akses member, tentunya harga member juga, dan penawaran menarik lain dari kami. Bonus Bulanan langsung Transfer ke Rekening Anda !

Kami juga menyediakan spanduk air oxy dengan jumlah terbatas.

Contact Person :

SURABAYA - BAYU (031-71777100)

SIDOARJO - BUDI (031-70374409)

Hubungi kami segera untuk pemesanan, pendaftaran member atau mengurus pendaftaran keagenan.

Anda sedang mencari Air Oxy dalam jumlah banyak, dapatkan diskon khusus untuk pembelian melalui kami. Barang selalu tersedia, walaupun di lain tempat terkadang Anda temui stok kosong.

Peluang Usaha Yang Dahsyat Untuk Anda Bagi Kesehatan Anda Sekeluarga serta Kantong Dompet Anda Dapatkan Bisnis dan Sehatnya

Demo Produk Air Oxy





Disclaimer: Blog Air-Minum-Oxy.blogspot.com ini bukan web resmi perusahaan www.oxycjdw.com. Tidak ada transaksi keuangan, bonus, refund, atau klaim apapun yang dapat dibebankan pada kami. Informasi terupdate tentang OXY tetap pada main web di www.oxycjdw.com, Anda pun dengan seksama harus membaca dan menyetujui segala bentuk agreement oleh OXYcjdw sebelum memutuskan menjadi bagian team bisnis kami. Alright Reserved Air-Minum-Oxy.blogspot.com Member Of CJDW Network ™